Dr. Arry Akhmad Arman (AA’) adalah putra Bandung asli yang dilahirkan pada tanggal 14 April 1965, dari orang tua Drs. H. Mahbub Mesrie dan Hj. Tati Kuswinarti. AA’ juga adalah cucu H. Mesrie yang namanya dijadikan nama jalan di sekitar stasiun Bandung.
Pak Mahbub, ayah AA’ pernah mengabdikan hidupnya untuk Jawa Barat dan kota Bandung sejak Gubernur pertama Jawa Barat, Bapak Mashudi, sampai beberapa gubernur, hingga akhirnya beliau pensiun. Pak Mahbub terkenal sebagai abdi masyarakat yang dekat dengan rakyat dan bawahan, konsisten dan lurus.
AA’ adalah alumni SMPN 1 Bandung, SMAN 3 Bandung dan alumni S1, S2 dan S3 ITB. Pada tahun 1991 AA’ menikah dengan Dr. Ratih Hurriyati, alumni UNPAD, dosen UPI, putri kedua dari KH. Dudung Ahmad Dasuqi M.Pd. Dari perkawinannya, AA’ dikaruniai dua orang anak, yaitu Arinda Mentari Putri (15) sekolah di SMP Salman Al Farisi, dan Muhammad Zhafran Arman (10) sekolah di SD Salman Al Farisi.
Sejak 1990, AA’ mengabdikan diri sebagai dosen dan peneliti di ITB. Salah satu karyanya, Text to Speech Bahasa Indonesia, masih merupakan satu-satunya karya unik yang belum ada duanya yang bisa dimanfaatkan untuk membantu para tunanetra. Untuk hasil-hasil inovasinya, AA’ telah mendapat berbagai penghargaan, termasuk Anugerah Telematika dari Presiden RI dan DAAD-Fraunhofer Jerman.
Pengalamannya sebagai konsultan dalam membantu berbagai perusahaan nasional dan institusi pemerintah, serta pengalaman manajemen praktis di salah satu perusahaan ITB, menjadi modal yang berharga untuk menghadapi berbagai tantangan besar untuk perbaikan kota Bandung. Keahlian khususnya di bidang Teknologi Informasi juga diharapkan dapat mengubah roda pemerintahan dan layanan publik menjadi lebih efektif dan efisien serta transparan.
AA’ juga rajin menulis ide dan kritik untuk membangun kota Bandung dalam blog-nya http://kupalima.wordpress.com
Halaman ini dilanjutkan oleh sub-halaman.

Meskipun baru beberapa kali ke bandung, saya senang dengan kota ini, sekaligus bisa melihat beberapa problematik yang terjadi didalamnya. Transportasi dan infrastruktur adalah beberapa diantaranya. Memang diperlukan pembenahan serius terhadap kota bandung, dan dibutuhkan pemimpin-pemimpin yang benar-benar kompeten.
Semoga upaya “Hayu babarengan bebenah Bandung” melalui Bandung Independen ini dapat terlaksana dengan baik.
Selamat dan semoga sukses !
andie wicaksono
Saya turut mendukung Pak Arry untuk memimpin Bandung yang lebih baik.
Sebagai seorang peneliti dan penemu, semoga Pak Arry dapat memberikan inovasi dan terobosan baru yang dapat membuat Bandung menjadi lebih baik lagi.
Selamat berjuang, Pak!!
Sebagai sesama orang TELKOM dan Ayi AA selaku adik kelas di SMP N-1 saya mendoakan untuk bisa tembus mendapat dukungan 80.000 warga bandung. Insyaallah akan kita mulai dari lingkungan sendiri dan dilanjutkan para alumni SMPN-1 dan kunjungan ke Jl. Ksatriaan. Sukses Independen …
Saya sebagai ex-mahasiswa yang pernah di ajar pak arry, saya mendukung sepenuhnya pak arry sebagai wakil walikota bandung.
Maju terus pak arry.. semoga bandung bisa lebih maju…
-deni-
wah… ini sih ada diblogroll saya… dosen ITB… ikut dukung ah…
maju terus pantang mundur.
mari bung rebut kembali.
kota ini milik rakyat, bukan milik kaum pemodal-penguasa
Saya tunggu order cetakan banner nya..buat kampanye, Pak dan Bu.
Makasih.
Nb. Info lengkap via email aja.
maju terus kang arry..
omat titip.. jangan lupa diri kalau nanti sudah terpilih..
hebat, beliau berniat untuk mengambil peran di pemerintahan… mari kita bikin tren,, pemimpin daerah dari kalangan akademisi,,, jangan dari arteis terus
)
Abdi ngarojong ka Pa Arry salaku calon wakil Wali Kota Bandung. Lamun Calon Independen bisa aya ketakna ti batan calon nu ti Partai, eta hal ngabuktikeun yen Independen oge bisa nembongkeun sirung dina politik.
Ide-ide Pak Arry dina Blogna ngawangun Bandung sae pisan, ieu mangrupa kasempetan pikeun anjeunna ngarealisasikeun ide-idena pikeun kamajuan Bandung.
Keur kuring mah, nu penting hawa Bandung tiis deui, tatangkalan lalinduh, cukapundung teu deui pundung, Tangkuban Parahu katingali deui ti Dalem Kaum, Adzan Kakupingna jelas ti Masjid Agung, nu paling penting: Mun aya nu ulin ka Bandung, karasa pisan Sunda-na, lain parisna.
Aya Sajak nu unina kieu;
Bandung
Dulu Lautan Api
Kini Lautan Hampura
Ulah nepika kitu ah… Amin
Ngiring ngadoakeun supados cita-cita ayi anu sakitu saena tiaya kalaksanakeun. Panuju pisan pami Bandung teh kapayunna langkung karaos sebagai TANAH PASUNDAN.
Aaamiiinn
[...] the sake of neutrality, ini adalah calon lain yang independen juga. Hmmmm … banyak tantangan buat Indonesia … tantangan buat kita semua … Possibly [...]