<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Bandung Independen</title>
	<atom:link href="http://bandungindependen.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bandungindependen.wordpress.com</link>
	<description>Komunitas Independen yang Mengharapkan Perubahan Kota Bandung</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Sep 2008 18:06:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Penyimpangan Penggunaan Dana APBD Kota Bandung oleh syukriy</title>
		<link>http://bandungindependen.wordpress.com/2008/08/01/penyimpangan-penggunaan-dana-apbd-kota-bandung/#comment-230</link>
		<dc:creator>syukriy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 18:06:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandungindependen.wordpress.com/?p=108#comment-230</guid>
		<description>Penyimpangan APBD saat ini jamak terjadi. Berbagai cara dilakukan oleh pejabat daerah untuk mensiasati peraturan perundangan yang berlaku. Celah sedikit saja langsung menjadi peluang untuk mengeruk uang rakyat untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya...
Keberadaan LSM dan lembaga independen lainnya sangat dibutuhkan, setidaknya untuk meminimalisir fenomenan ini, mengingat lembaga pengawasan vertikal yang ada cenderung tidak objektif, bahkan terkadang oportunis...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Penyimpangan APBD saat ini jamak terjadi. Berbagai cara dilakukan oleh pejabat daerah untuk mensiasati peraturan perundangan yang berlaku. Celah sedikit saja langsung menjadi peluang untuk mengeruk uang rakyat untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya&#8230;<br />
Keberadaan LSM dan lembaga independen lainnya sangat dibutuhkan, setidaknya untuk meminimalisir fenomenan ini, mengingat lembaga pengawasan vertikal yang ada cenderung tidak objektif, bahkan terkadang oportunis&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Akhirnya SYNAR menyinari TRENDI oleh Liliek Juliantini</title>
		<link>http://bandungindependen.wordpress.com/2008/08/04/akhirnya-synar-menyinari-trendi/#comment-229</link>
		<dc:creator>Liliek Juliantini</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 08:32:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandungindependen.wordpress.com/2008/08/04/akhirnya-synar-menyinari-trendi/#comment-229</guid>
		<description>Alhamdulillah, sepertinya ada &#039;Synar&#039; harapan untuk membenahi Bandung. 

Saya lihat acara Debat Kandidat di TVone (eh.. boleh menyebut nama kan?) tgl 6 Agustus &#039;08, dari ketiga pasang calon pemimpin yang diajukan, Pak Taufik dan Pak Abu yang paling mantap sikap, konsep, dan komitmennya.

hayu ah Pak, Bismillah.. semoga tetap Istiqomah!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, sepertinya ada &#8216;Synar&#8217; harapan untuk membenahi Bandung. </p>
<p>Saya lihat acara Debat Kandidat di TVone (eh.. boleh menyebut nama kan?) tgl 6 Agustus &#8216;08, dari ketiga pasang calon pemimpin yang diajukan, Pak Taufik dan Pak Abu yang paling mantap sikap, konsep, dan komitmennya.</p>
<p>hayu ah Pak, Bismillah.. semoga tetap Istiqomah!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Akhirnya SYNAR menyinari TRENDI oleh fitrasani</title>
		<link>http://bandungindependen.wordpress.com/2008/08/04/akhirnya-synar-menyinari-trendi/#comment-228</link>
		<dc:creator>fitrasani</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 14:20:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandungindependen.wordpress.com/2008/08/04/akhirnya-synar-menyinari-trendi/#comment-228</guid>
		<description>Sepakat...Dukung berantas korupsi... 
Kita mulai jadikan tren Bandung sebagai kota yang bersih (dari sampah &#039;nyata&#039; sampai sampah birokrasi)
-bukan pendukung PKS-</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sepakat&#8230;Dukung berantas korupsi&#8230;<br />
Kita mulai jadikan tren Bandung sebagai kota yang bersih (dari sampah &#8216;nyata&#8217; sampai sampah birokrasi)<br />
-bukan pendukung PKS-</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Akhirnya SYNAR menyinari TRENDI oleh ID Problogger Net</title>
		<link>http://bandungindependen.wordpress.com/2008/08/04/akhirnya-synar-menyinari-trendi/#comment-227</link>
		<dc:creator>ID Problogger Net</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 22:53:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandungindependen.wordpress.com/2008/08/04/akhirnya-synar-menyinari-trendi/#comment-227</guid>
		<description>jadi dukung PKS nih, yah gpp dech silahkan ajah


&lt;blockquote&gt;Kurang tepat pak! Kami percaya pada pasangan TRENDI dan akan ikut menghimbau pendukung SYNAR untuk mendukungnya. Kami tidak mendukung atau berkoalisi dengan partai manapun, termasuk PKS. Kami tetap independen. Silakan baca &lt;a href=&quot;http://kupalima.wordpress.com/2008/08/06/mengapa-tak-gabung-independen-pak/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Mengapa tak gabung Independen Pak?&lt;/a&gt;

Tidak semua independen mempunyai cara mencapai tujuan yang sama dengan kami!&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jadi dukung PKS nih, yah gpp dech silahkan ajah</p>
<blockquote><p>Kurang tepat pak! Kami percaya pada pasangan TRENDI dan akan ikut menghimbau pendukung SYNAR untuk mendukungnya. Kami tidak mendukung atau berkoalisi dengan partai manapun, termasuk PKS. Kami tetap independen. Silakan baca <a href="http://kupalima.wordpress.com/2008/08/06/mengapa-tak-gabung-independen-pak/" rel="nofollow">Mengapa tak gabung Independen Pak?</a></p>
<p>Tidak semua independen mempunyai cara mencapai tujuan yang sama dengan kami!</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Akhirnya SYNAR menyinari TRENDI oleh arifrahmanlubis</title>
		<link>http://bandungindependen.wordpress.com/2008/08/04/akhirnya-synar-menyinari-trendi/#comment-226</link>
		<dc:creator>arifrahmanlubis</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 03:24:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandungindependen.wordpress.com/2008/08/04/akhirnya-synar-menyinari-trendi/#comment-226</guid>
		<description>menunggu tanggal 10 :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menunggu tanggal 10 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Kronologis Penetapan Lolos Tidaknya Synar oleh taphBalia</title>
		<link>http://bandungindependen.wordpress.com/2008/07/11/kronologis-penetapan-lolos-tidaknya-synar/#comment-225</link>
		<dc:creator>taphBalia</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Aug 2008 14:40:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandungindependen.wordpress.com/?p=79#comment-225</guid>
		<description>Very nice!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Very nice!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Synar: Salahkan KPU Kalau Pendukung Kami Golput oleh Arief</title>
		<link>http://bandungindependen.wordpress.com/2008/07/15/84/#comment-223</link>
		<dc:creator>Arief</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 06:29:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandungindependen.wordpress.com/2008/07/15/84/#comment-223</guid>
		<description>Menurut saya :
- Proses sudah bagus dengan memPTUN kan KPU Bandung
- Golput atau tidak berpartisipasi dalam pilkada adalah suatu pilihan, terserah masing-masing pemilih
- Pemenang Pilwalkot tidak harus malu kalau jumlah suara lebih kecil dari golput, karena belum tentu semua yang tidak berpartisipasi dalam pilkada adalah golput, atau tidak setuju terhadap pilihan yang ada, bisa saja pemilih tidak menggunakan hak pilihnya karena berhalangan, tidak terdaftar atau lain-lain. (harus ada survey nih kenapa pemilih tidak menggunakan hak pilihnya........)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya :<br />
- Proses sudah bagus dengan memPTUN kan KPU Bandung<br />
- Golput atau tidak berpartisipasi dalam pilkada adalah suatu pilihan, terserah masing-masing pemilih<br />
- Pemenang Pilwalkot tidak harus malu kalau jumlah suara lebih kecil dari golput, karena belum tentu semua yang tidak berpartisipasi dalam pilkada adalah golput, atau tidak setuju terhadap pilihan yang ada, bisa saja pemilih tidak menggunakan hak pilihnya karena berhalangan, tidak terdaftar atau lain-lain. (harus ada survey nih kenapa pemilih tidak menggunakan hak pilihnya&#8230;&#8230;..)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Synar: Salahkan KPU Kalau Pendukung Kami Golput oleh ITEM</title>
		<link>http://bandungindependen.wordpress.com/2008/07/15/84/#comment-222</link>
		<dc:creator>ITEM</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 01:00:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandungindependen.wordpress.com/2008/07/15/84/#comment-222</guid>
		<description>betul setuju sekali KPU di PTUN kan karena sudah saatnya orang-orang yang mengandung virus rayap ini kalau tidak segera diambil tindakan maka akan terus menggerogoti tiang-tiang demokrasi hingga belum berhenti sebelum rubuh. maka itu maju terus Synar hantam dan basmi virus rayap yang demikian ...... biar ngarti and tahu rasa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul setuju sekali KPU di PTUN kan karena sudah saatnya orang-orang yang mengandung virus rayap ini kalau tidak segera diambil tindakan maka akan terus menggerogoti tiang-tiang demokrasi hingga belum berhenti sebelum rubuh. maka itu maju terus Synar hantam dan basmi virus rayap yang demikian &#8230;&#8230; biar ngarti and tahu rasa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Synar: Salahkan KPU Kalau Pendukung Kami Golput oleh error2succes</title>
		<link>http://bandungindependen.wordpress.com/2008/07/15/84/#comment-221</link>
		<dc:creator>error2succes</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 10:18:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandungindependen.wordpress.com/2008/07/15/84/#comment-221</guid>
		<description>betul demikian, seorang pemimpin bukan hanya harus malu kepada seluruh warga masyarakat. tapi dia juga harus takut, harus mawas diri, dan harus merasa punya beban berat. sehingga seharusnya tidak berebut menjadi pemimpin. tapi menjadi pemimpin itu dipaksa sebagai penugasan oleh warga masyarakatnya. dan akhirnya saking beratnya jadi tidak mau lama-lama. contoh Umar Bin Abdul Aziz memerintah hanya 2,5 tahun, tapi membawa perubahan besar.
dan betul seharusnya pemimpin yang seideal itu didukung oleh 100% warga masyarakatnya. dan saya pikir, saat ini, proses demokrasilah jalannya. tentu saja dengan segala kekurangan dan kelemahannya, saat ini adalah jalan yang bisa ditempuh untuk mendapatkan kondisi ideal seperti itu. karena pilihan lain lebih tidak jelas dan sama menyimpan resiko.
namun demikian, berkaitan dengan jumlah golput rasanya tidak bisa dibandingkan dengan perolehan suara suatu pilihan. karena antara golput dengan tidak golput adalah berkaitan soal ikut sistem atau di luar sistem. 
misalnya bila yang golput 32% sementara yang menang 31%. maka perkara golput adalah menyebutkan, bahwa tingkat partisipasi masyarakat ke dalam sistem ini adalah 68%. dan bukan dibandingkan dengan dukungan masyarakat hanya 31% dibandingkan masyarakat yang golput 32%. kalaupun mau untuk evaluasi internal entitas pilihan, boleh mengukur, bahwa kesesuaian dengan masyarakat baru 32%. 
jadi untuk sampai kepada terpilihnya seorang pemimpin yang didukung 100% warganya justru diawali dengan tingkat partisipasi masyarakat 100% ke dalam sistem. walaupun kemudian didalam sistem itu ada 2, 3, 5 pilihan atau bahkan 34 pilihan. baru kemudian dengan meningkatnya kedewasaan masyarakat maka dengan mereduksi perbedaan-perbedaan yang tidak prinsip lambat laun pilihan itu menjadi sedikit dan bahkan mengerucut ke satu pilihan saja. dimana kemudian lahirlah pemimpin yang didukung oleh 100% warganya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul demikian, seorang pemimpin bukan hanya harus malu kepada seluruh warga masyarakat. tapi dia juga harus takut, harus mawas diri, dan harus merasa punya beban berat. sehingga seharusnya tidak berebut menjadi pemimpin. tapi menjadi pemimpin itu dipaksa sebagai penugasan oleh warga masyarakatnya. dan akhirnya saking beratnya jadi tidak mau lama-lama. contoh Umar Bin Abdul Aziz memerintah hanya 2,5 tahun, tapi membawa perubahan besar.<br />
dan betul seharusnya pemimpin yang seideal itu didukung oleh 100% warga masyarakatnya. dan saya pikir, saat ini, proses demokrasilah jalannya. tentu saja dengan segala kekurangan dan kelemahannya, saat ini adalah jalan yang bisa ditempuh untuk mendapatkan kondisi ideal seperti itu. karena pilihan lain lebih tidak jelas dan sama menyimpan resiko.<br />
namun demikian, berkaitan dengan jumlah golput rasanya tidak bisa dibandingkan dengan perolehan suara suatu pilihan. karena antara golput dengan tidak golput adalah berkaitan soal ikut sistem atau di luar sistem.<br />
misalnya bila yang golput 32% sementara yang menang 31%. maka perkara golput adalah menyebutkan, bahwa tingkat partisipasi masyarakat ke dalam sistem ini adalah 68%. dan bukan dibandingkan dengan dukungan masyarakat hanya 31% dibandingkan masyarakat yang golput 32%. kalaupun mau untuk evaluasi internal entitas pilihan, boleh mengukur, bahwa kesesuaian dengan masyarakat baru 32%.<br />
jadi untuk sampai kepada terpilihnya seorang pemimpin yang didukung 100% warganya justru diawali dengan tingkat partisipasi masyarakat 100% ke dalam sistem. walaupun kemudian didalam sistem itu ada 2, 3, 5 pilihan atau bahkan 34 pilihan. baru kemudian dengan meningkatnya kedewasaan masyarakat maka dengan mereduksi perbedaan-perbedaan yang tidak prinsip lambat laun pilihan itu menjadi sedikit dan bahkan mengerucut ke satu pilihan saja. dimana kemudian lahirlah pemimpin yang didukung oleh 100% warganya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Synar: Salahkan KPU Kalau Pendukung Kami Golput oleh AA Arman</title>
		<link>http://bandungindependen.wordpress.com/2008/07/15/84/#comment-220</link>
		<dc:creator>AA Arman</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 06:44:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandungindependen.wordpress.com/2008/07/15/84/#comment-220</guid>
		<description>Perlu diperjelas bahwa SYNAR tidak pernah mengajak atau menganjurkan pendukungnya untuk GOLPUT, apalagi mengajak GOLPUT kepada masyarakat luas. Tapi, setiap orang punya hak untuk menentukan pilihan, termasuk pilihan untuk Golput. Sebagai contoh, saya sangat menghargai sikap Kang Eep.

Siapapun pemenang Pilwalkot Bandung nanti, seandainya jumlah suaranya ternyata kalah oleh Golput, seharusnya merasa MALU, karena sesungguhnya lebih banyak masyarakat yang tidak menghendakinya.

Salam,
ARRY AKHMAD ARMAN</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perlu diperjelas bahwa SYNAR tidak pernah mengajak atau menganjurkan pendukungnya untuk GOLPUT, apalagi mengajak GOLPUT kepada masyarakat luas. Tapi, setiap orang punya hak untuk menentukan pilihan, termasuk pilihan untuk Golput. Sebagai contoh, saya sangat menghargai sikap Kang Eep.</p>
<p>Siapapun pemenang Pilwalkot Bandung nanti, seandainya jumlah suaranya ternyata kalah oleh Golput, seharusnya merasa MALU, karena sesungguhnya lebih banyak masyarakat yang tidak menghendakinya.</p>
<p>Salam,<br />
ARRY AKHMAD ARMAN</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
