Sebenarnya, jawabannya berpulang kembali kepada anda semua. Anda bisa merasa perlu ataupun tidak perlu. Sekedar untuk berbagi informasi dan pemikiran:
- jika anda sependapat bahwa calon independen dapat memberikan harapan baru karena tidak adanya belenggu keterikatan politik dengan partai pendukungnya, maka kita perlu mendukungnya;
- calon independen dapat mencalonkan diri secara resmi hanya jika mendapat dukungan tertulis dari 3% populasi penduduknya. Bukti dukungan tersebut harus diserahkan jauh hari sebelum pendaftaran untuk dilakukan verifikasi oleh KPUD;
- jika masyarakat mendukung, tapi tidak tergerak untuk memberikan dukungan secara tertulis, maka seluruh calon independen akan kalah sebelum bertanding;
- pada dasarnya, surat pernyataan dukungan kepada satu pihak independen tidak membelenggu kita untuk menentukan pilihan ketika pencoblosan; anda boleh memilih calon yang berbeda pada saat pencoblosan;
- calon dari partai tidak memerlukan dukungan tertulis seperti calon independen
Mang Ade dan Pak AA,
Saya setuju sekali dengan adanya calon independen ini.
Saya yakin sistem usang yang sekarang dipakai dan masih diimplementasikan tidak bisa menghadirkan seorang calon yang benar-benar berkualitas. Kenapa? Karena semuanya tergantung dari kebijakan partai. Lebih buruknya lagi, calon dari partai biasanya dipilih berdasarkan “upeti” dan bukan berdasarkan kapasitas
Masyarakat Indonesia sebenernya sudah muak dengan sistem ini, tapi mereka tidak punya media untuk berteriak secara lantang.
Semoga pencalanon bapak2 ini bisa menjadi pendobrak terhadap sistem usang di negara kita tercinta dan bisa membuka mata berjuta2 orang Indonesia
Saya hanya bisa berkata semoga berhasil !! Maaf tidak ada action karena KTP saya KTP jakarta, walaupun saya pernah tinggal di bandung 5 tahun
- Alumni Gadjah Duduk -
Pak, formulir dukungan bisa diupload? Untuk memudahkan para blogger yg akan memberikan dukungan
-HAYU BABARENGAN BEBENAH BANDUNG-
VISIT US : http://bandungindependen.wordpress.com/
FACEBOOK : http://www.facebook.com/group….
FRIENDSTER : syinarindipenden@yahoo.com
Calon Wakil Walikota Blog : http://kupalima.wordpress.com…/
- Nuhun – [SYInAR Independen]
Perlu pak. Saya dukung. Mungkin bisa dibuat form pake pdf kemudian bisa di donlod dan setelah di isi bisa di upload lagi. Untuk sementara ini terpaksa ikutan caranya pemerintah dengan adanya aturan 3% dukungan. Untuk memenuhi persyaratan dukungan, Mungkin langkah awalnya via komunitas internet dulu pak, yang penting jalan dulu.
Salam
Wah meskipun buka warga bandung, saya sih dukung pencalonan calon independen, apalagi dari akademisi yang saya rasa pemikir, konseptor, dan programer yang handal. Pendidikan adalah hal yang sangat esensial dan utama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga tidak mudah dibodohi dan dikibuli bangsa lain.
Maju terus Pak Ari, mantan mahasiswamu menyemangati.
HAYU BABARENGAN BEBENAH BANDUNG-
VISIT US : http://bandungindependen.wordpress.com/
FACEBOOK : http://www.facebook.com/group….
FRIENDSTER : syinarindependen@yahoo.com
Calon Wakil Walikota Blog : http://kupalima.wordpress.com…/
- Nuhun – [SYInAR Independen]
sangat setuju bangettt .. calon independen.
untuk perubahan kita perlu dengan cara-cara yg luar biasa …. calon independen salah satu pilihan menuju suata perubahan, kemakmuran, keadilan dan kesejahteraan warga bandung …
Saya mendukung pada pasangan Walikota & Wakil Walikota Bandung Independen ini….
- Kembaikan pemuda bandung pada jalur budayanya, jangan terlalu mengikuti budaya yang tidak pada jalurnya.
- Peran serta Tokoh Pemuka Agama dapat diajak untuk memperbaiki ahlak pemuda di kota bandung.
- Biaya Pendidikan harusya tidak setinggi langit.
Mangga ku sim kuring didukung…
boleh kah saya ikut menyebarkan tentang ini . . .???
klo boleh , , minta ijin copas yah .
Setelah saya membaca beberapa berita yg ditulis di dalam detik, kompas, PR, SINDO, dll. Saya mungkin bisa disebut anak muda yg ‘masih’ ingin ada perbaikan di negara ini. Ada rasa kekecewaan dimana adanya issue ‘iming2 uang sebesar 50.000 per KTP’.
Kadang saya bertanya, calon walikota independen yg wajib mendapatkan 80.000 dukungan untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya dgn mengiming-imingi uang sebesar 50.000 per KTP, APAKAH memiliki niat untuk memperbaiki atau tetap ‘menghancurkan’?!!
Berapa jumlah uang untuk investasi yg sudah mereka perhitungkan untuk mendapat gelar ’sangwalikota’? Dan saya yakin mereka sudah ‘berhitung’ cara mereka untuk mengembalikannya disaat mereka terpilih!
Apakah jalur independen masih menjadi alternative untuk mencapai democracy country?
Apa rasanya untuk calon2 lain, yang memang BENAR2 memiliki niatan yang tulus untuk membangun negara ini?
SAYA DUKUNG SYNAR, insyallah dgn niat tulus dan ikhlas, Rakyat dapat mendengar niatan mereka.
wassalam
-rangga-
kita memang perlu mengepung kekuatan lama dari berbagai penjuru. baik dari calon independen maupun partai yang masih bisa diharpkan. ini akan menjadi saluran alternatif buat yang golput. mulai gabung turun ke gelanggang perbaikan.