Akhir-akhir ini ada pemberitaan yang menyedihkan di media masa tentang dukungan palsu yang dituduhkan kepada bakal calon walikota Bandung perseorangan (independen). Memang sungguh menyedihkan, namun demikian kami menyadari bahwa itu adalah kesalahan kami karena tidak sanggupnya memeriksa kembali setiap dukungan yang diserahkan kepada kami.
Untuk memberikan gambaran beberapa keluhan dan jawaban kami kepada para pihak yang merasa dirugikan, kami kutip komentar dan jawaban kami tentang hal tersebut yang sudah ada dalam blog kami.
* KELUHAN:
Pak,
Kakak saya http://yukevirlianti.multiply.com
namanya dan fotocopy KTPnya di catut oleh tim sukses SYNAR sebagai pendukung, padahal tidak pernah menandatangani surat dukungan (tandatangan palsu yang berbeda dengan KTP)
kumaha iyeu?
ini kan pemalsuan, kalo ada di timsuksesnya melanggar tolong ditertibkan..
* JAWABAN
Kami mendapatkan dukungan dengan dua cara: (1) ada relawan yang mengajak kepada masyarakat untuk mendukung kami, Insya Allah yang bersumber dari sini semuanya CLEAN dan bisa dipertanggungjawabkan; (2) masyarakat yang secara langsung datang ke sekretariat menyerahkan dukungan.
Nah, jenis yang (2) ini memang penuh resiko. Waktu dan tenaga kami tidak cukup untuk memeriksanya satu persatu. Bahkan tidak tertutup kemungkinan ada (banyak?) dukungan yang sama yang diserahkan kepada para calon independen dengan tujuan sengaja untuk menjatuhkan kami. Dalam hal ini kita (masyarakat dan calon independen) adalah sama-sama menjadi korban dari pihak-pihak yang tidak menginginkan Bandung dipimpin independen.
Kami tim Syinar menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena kami tidak sanggup untuk melakukan verifikasi satu per satu atas semua dukungan yang diberikan.
Kang Yugi, dugikeun neda dihapunten ti Keluarga SYNAR ka tuang raka. Mudah-mudahan henteu janten bendu kateterasan. Insya Allah, abdi sadaya niat tulus bebenah Bandung.
* KELUHAN
Oh iya, kejadiannya terjadi di Kec. Ujungberung, Kel Pasir Endah, RT 03, RW 07…
Nama saya juga dicatut sebagai pendukung calon independen yang lain.. tetapi bukan SYNAR..
Jangan gitu dooonk
JAWABAN
Seperti yang sudah disampaikan di atas, ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada pihak-pihak tertentu yang memang ingin menjatuhkan seluruh calon independen. Semoga masyarakat bisa memakluminya. Bandung adalah kota pertama yang menjalankan pemilihan kepala daerah yang melibatkan calon independen. Masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki oleh semua pihak (termasuk KPU) dan kelemahan-kelemahan ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak ingin calon independen bisa maju.
SALAH SATU KOMENTAR DI BLOG KAMI
Salut buat tim SYNAR yang “telah mengakui kemungkinan lolosnya dukungan palsu dari pendukung palsu dan meminta maaf”. Calon independen manapun bisa jadi korban pihak-pihak tertentu yang menginginkan Bandung tetap brengsek seperti sekarang.
Saya menghimbau masyarakat agar tidak terpancing oleh suasana ini. Kalau kita tidak saling toleransi, independen tidak akan ada yang lolos dan kita semua akan menikmati Bandung yang semakin rusak dari waktu ke waktu.
Tolong pikirkan lagi…….., mungkin ini adalah langkah awal menuju perubahan di Indonesia yang akan dimulai dari Bandung. Maafkanlah ketidaktelitian mereka, mereka sudah berjuang mati-matian untuk berbakti demi kota Bandung.
Hidup INDEPENDEN!
Sekali lagi, kami mohon maaf kepada semua masyarakat yang merasa dirugikan. Kamipun merasa dirugikan. Kami hanya menawarkan itikad baik untuk mengubah kota Bandung untuk keluar dari belenggu paradigma lama yang sulit diubah. Tanpa dukungan anda semua, tanpa keihklasan maaf dari anda semua, itikad kami tidak akan ada artinya, dan kita akan kembali ke Bandung yang semakin tidak jelas masa depannya!
Maafkan kami!
Salam,
Keluarga Besar Synar.
setiap langkah atas dasar niat, kerapkali tidak selamanya berjalan mulus. Selalu ada kerikil yang mengganggu proses perjalanan tersebut ….. yaa biasa saja lah, dan masyarakat maklum atas ha tersebut.
begitulah, kealfaan akan selalu muncul selama kita masih jadi manusia. ada saja sisi-sisi yang membuat kita tidak bisa sempurna. karena manusia tempatnya salah. dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah dia yang segera menyadari, mengakui dan bertanggung jawab menyelesaikan.
yang harus kita khawatirkan adalah pihak-pihak yang hanya mengkritisi sekedar untuk menekan, sekedar untuk menunjukkan kita lebih jago, sekedar untuk memuaskan watak serba kecewanya saja. mereka dalam kadar tertentu bisa menjadi obat, namun bila terlalu banyak akan tidak berarti apa-apa.
jadi pemimpin yang tepat bukanlah pemimpin yang lepas dari alfa. tapi pemimpin yang didukung, walaupun ia lemah. tentu hanya lemah dalam kemampuan, bukan lemah kebaikannya.
perkara didukung ini bukanlah sepihak dari kandidat pemimpinnya saja. tapi dukungan itu ada proses “batu turun keusik naek”. kandidatnya mencoba memenuhi kriteria yang diharapkan sebagian besar masyarakat. sementara masyarakat memilih indikator-indikator penting saja, dan menentukan pilihan. kemudian bergabung bersama rencana sang kandidat dan bersama-sama memperjuangkannya hingga berhasil.
semoga pelajaran tentang tidak terperiksanya tanda dukungan ini menjadi hikmah tentang bagaimana memulai proses perbaikan di dunia nyata.
Salah satu ciri calon pemimpin yg baik menurut saya adalah: berani bertanggung jawab dan mengakui kesalahan yg terjadi. Dari tulisan ini, tampaknya pasangan Syinar Independen memiliki karakteristik tsb. Maju terus Pak!
Dimanapun pemilihan pemimpin yg namanya calon independen pasti mengalami hal yg sama. Bersabar, berdoa, serta berikhtiar saja pak agar dijauhkan dari hal² tsb. Mantapkan langkah utk terus berjuang serta yakinkan hati dan tuluskan niat, berjanji kepada Allah kelak bisa menjadi pemimpin yang lebih baik utk Bandung tercinta.