BABAKAN SILIWANGI, (GM).-
Sejumlah Calon Wali Kota Bandung menandatangani kontrak politik tentang kelestarian lingkungan hidup di Kota Bandung. Para calon pemimpin tersebut berjanji akan memperluas ruang terbuka hijau di Kota Bandung.
Sejumlah bakal calon wali kota yang hadir, di antaranya Syinar Budhi Arta (calon independen), Endang Hudaya (independen), Taufikurahman (PKS), Hetifah (Dosen ITB), dan Ayi vivananda yang sering disebut sebagai calon wakil wali kota dari PDIP.
Kontrak politik tersebut dilakukan dalam acara diskusi untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Babakan Siliwangi, Kamis (5/6).
Jika terpilih menjadi Wali Kota Bandung, Syinar Budhi Arta berjanji tidak akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di lokasi padat penduduk.
Syinar pun menjamin kelestarian Babakan Siliwangi dengan menolak pembangunan apartemen. “Untuk masalah apatermen di Babakan Siliwangi, kami akan menolak tegas,” ungkap Syinar.
Hal serupa dikatakan Hudaya. Menurutnya, tidak ada kompromi untuk pembangunan apatermen di Babakan Siliwangi, pihaknya akan menolak secara tegas.
Sementara itu, Ayi Vivananda menuturkan, meski akan disandingkan dengan incumbent, namun untuk pembangunan apartemen di Babakan Siliwangi, pihaknya akan meminta untuk dibatalkan. “Babakan Siliwangi ini, wajib hukumnya untuk dijadikan wahana ruang hijau terbuka. Karena generasi kami membutuhkan itu,” tegas Ayi.
Hal senada dikatakan Hetifah dan Taufik. Mereka akan memerhatikan penghijuan dengan menambah kawasan ruang terbuka hijau. Selain terkait dengan masalah lingkungan hidup para calon pemimpin Kota Bandung tersebut juga berjanji tidak akan melakukan korupsi.
Penyelenggara acara, Topan Surato dan Thio Setiowekti menuturkan, diadakan diskusi lingkungan ini, sekalian untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, juga ingin melihat komitmen para calon terhadap kepedulian lingkungan di Kota Bandung. “Kalau komitmen terhadap lingkungannya bagus, maka bukan suatu halangan bagi kami untuk mendukung calon tersebut,” ungkap Thio.
Lakormasda
Sementara itu, Ketua Lembaga Koordinasi Masyarakat Daerah (Lakormasda), Usep S. Kurniawan mengimbau agar partai-partai yang masih asyik dengan fiksi, beda pendapat atau bahkan melakukan penolakan, untuk segera menghentikan manuver-manuver politik. Karena hal itu justru menyemai sinisme dan apatisme dari warga Kota Bandung.
“Kami berharap semua partai yang memiliki peran dalam pemilihan nanti, untuk sama-sama memilih figur yang punya itikad sungguh-sungguh memajukan Kota Bandung, mempunyai program jelas, terukur, tidak muluk-muluk, berorientasi pembangunan yang berkerakyatan serta konkret dalam wujud kerja keras,” kata Usep. (B.98)**
Foto (dokumentasi SYNAR)
Sumber:
http://www.klik-galamedia.com/20080606/kolomlengkap.php?kolomkode=20080606004411

